Tampilkan postingan dengan label 5 cara merawat tanaman hias. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 5 cara merawat tanaman hias. Tampilkan semua postingan
Cara Membudidayakan Palem kuning

Cara Membudidayakan Palem kuning

18.14 0
Palem kuning merupakan salah satu jenis tanaman hias yang banyak kita jumpai di pekarangan-pekarangan rumah. Tanaman jenis ini banyak digunakan sebagai aksen penghias pekarangan karena bentuknya yang cantik dan sedap dipandang.
Untitled
Sebenarnya tanaman yang memiliki nama Latin Chrysalidocarpus lutescens Dypsis lutescens ini merupakan jenis tanaman pinang-pinangan yang berasal dari Madagaskar. Namun di tempat asalnya kini sudah mulai terancam. Tanaman ini juga bisa tumbuh sampai dengan ketinggian 6 meter. Namun pada umumnya yang dijadikan tanaman hias adalah palem dengan pertumbuhan maksimal 3 meter.
Palem kuning ini memiliki daun menyirip berwarna hijau kekuning-kuningan. Selain itu pelepahnya juga berwarna kuning terang. Terlihat mencolok dan cantik, apalagi saat terkena sinar matahari. Tak heran banyak orang yang jatuh cinta dengan tanaman hias yang satu ini.
Tanaman palem kuning ini bisa hidup dengan baik di daerah yang memiliki iklim tropis hingga sub tropis dengan suhu antara 25 sampai dengan 33 derajat celcius. Untuk ketinggiannya bervariasi. Tanaman ini bisa hidup mulai di dataran rendah hingga di dataran tinggi. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membudidayakan tanaman palem kuning.
1. Pembibitan Palem Kuning
Hal pertama yang harus dilakukan saat ingin memulai budidaya tanaman palem kuning adalah melakukan pembibitan. Pembibitan bisa dilakukan dengan dua cara yakni dengan menggunakan biji atau bisa juga menggunakan anakan. Pembudidayaan melalui biji lebih baik karena memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibanding dengan menggunakan anakan palem kuning.Pilih biji dari indukan yang memiliki kualitas yang bagus. Setelah biji siap bisa dilakukan proses penyemaian mulai dari penumbuhan tunas sampai dengan pemindahan bibit dari media penyemaian ke media tanam.
2. Penanaman Palem Kuning
Setelah bibit siap, yang harus dilakukan selanjutnya adalah menyiapkan media tanam. Media tanam yang digunakan untuk budidaya palem kuning bisa dibuat dari campuran tanam, pasir, dan pupuk (kompos atau pupuk kandang). Tingkat keasaman tanah atau ph tanah yang baik adalah 6,5. Tanam bibit hingga semua akar tak terlihat dan siram dengan air untuk mempercepat pertumbuhan tanaman.
3. Perawatan Palam Kuning
Perawatan tanaman palem kuning tak jauh berbeda dengan tanaman-tanaman lainnya. Selain penyiraman secara rutin, juga diperlukan pemupukan secara berkala. Pemupukan bisa disesuaikan dengan umur pohon palem. Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk organik maupun anorganik. Sedangkan untuk penyiraman harus disesuaikan dengan cuaca. Jika saat musim penghujan maka perlu dikurangi dosisnya. Jangan sampai pohon tergenang air karena akan menyebabkan kebusukan.
Selain itu jaga tanaman dari berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang. Hama tanaman palem kuning ini biasanya berupa belalang, ulat, kumbang, dan beberapa jenis serangga lainnya.

Sumber : (Jokowarino)

Ini 5 Cara Merawat Tanaman Hias di Dalam Pot

21.19 0
Ini Caranya Merawat Tanaman Hias di Dalam Pot. Dewasa ini hobi menanam pohon mulai digalahkan kembali. Ya, pasalnya pohon memiliki banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari menanam pohon bagi kelangsungan hidup manusia. Mengingat pohon merupakan sumber dari oksigan yang dihirup setiap harinya.
Tukang Taman - Ini 5 Cara Merawat Tanaman Hias di Dalam Pot

Saat ini untuk bisa menanam pohon tidak harus memiliki lahan yang luas. Bagi warga kota yang hidup di lahan yang terbatas ternyata masih bisa menanam pohon dengan leluasa. Bahkan saat ini menanam pohon sudah menjadi bagian dari trend gaya hidup masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan.
Ada beberapa cara atau teknik menanam pohon yang bisa dilakukan di lahan yang sempit. Mulai dari menggunakan media polybag, pot, atau bahkan saat ini sudah bisa menggunakan media tanam yang terbuat dari air.
Mayoritas pohon atau tanaman yang ditanam di media-media yang tak memerlukan lahan lebar ini adalah tanaman hias. Selain banyak manfaatnya juga dapat membantu mempercantik tampilan murah.
Namun untuk merawat tanaman hias agar tetap sehat dan cantik tidaklah mudah. Berikut beberapa cara perawatan tanaman hias yang biasa ditanam di dalam pot secara benar dan tepat.
1. Pemilihan Pot
Sebelum melakukan penanaman tanaman hias, yang harus diperhatikan adalah saat memilih pot dan media tanam. Usahakan pot yang dipilih sesuai dengan jenis tanaman hias yang akan ditanam. Selain itu usahakan juga untuk memiliki desain pot yang sesuai dengan tempat dimana pot itu akan diletakkan.
Pilih pot yang memiliki lubang drainase yang cukup. Setelah pot siap, langsung isi 1 per 3 pot dengan media tanam, dan masukkan tanaman hias ke dalam pot. Yang harus diperhatikan saat memasukkan tanaman ke dalam pot adalah, jangan menghilangkan semua media asal tanaman karena akan mempersulit tanaman tersebut beradaptasi.
Setelah tanaman masuk ke dalam pot, tutup dengan media tanam yang tersisa dan padatkan. Usahakan untuk tidak mengisi pot sampai penuh. Beri sedikitnya sisa 2 cm agar saat disiram air tidak meluber. Jangan lupa bersihkan kotoran-kotoran yang menempel di dinding luar pot agar tanaman dalam pot terlihat lebih cantik.
2. Penempatan Pot
Selain memilih pot yang tepat, penempatan posisi pot juga sangat berpengaruh terhadap kelangsungan jenis tanaman hias. Ada beberapa jenis tanaman hias yang memang dapat hidup dengan baik apabila mencapat cahaya matahari secara cukup. Jadi apabila tanaman hias adalah tanaman yang termasuk ke dalam tanaman yang membutuhkan banyak cahaya matahari, taruh ke tempat yang memperoleh sinar matahari secara cukup.
3. Penyiraman atau Pengairan
Ada beberapa teknik dalam menyiram tanaman hias dalam pot. Yang pertanam adalah dengan melakukan penyiraman langsung di atas tanah tanaman tempat tanaman tersebut di tanam. Dan cara yang kedua adalah dengan memberikan air pada alas pot. Air akan diserap dengan sistem kapiler. Setiap jenis tanaman memiliki jenis penyiraman masing-masing. Penyiraman yang baik dilakukan pada pagi hari antara pukul 7 hingga pukul 10, atau pada saat sore hari.
4. Pemupukan
Tanaman hias juga memerlukan pupuk untuk menutrisinya sehingga dapat tumbuh dengan subur. Untuk tanaman hias bungan usahakn satu bulan sekali diberi pupuk NPK.
5. Membersihkan Daun
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesuburan tanaman hias adalah dengan membersihkan daun atau tangkai yang gugur setiap 2 minggu sekali. Hal tersebut selain dapat membantu meningkatkan kesuburan tanaman juga dapat memberindah tanaman. (Jokowarino)